Home / Lainnya / Akibat Jika Kartu Prabayar Tidak Diregistrasi Ulang

Akibat Jika Kartu Prabayar Tidak Diregistrasi Ulang

Tinggal beberapa hari lagi, sebelum batas akhir registrasi ulang kartu prabayar jatuh pada tanggal 28 Februari 2018 (4 hari lagi). Pemerintah dan juga operator seluler telah menerapkan aturan baru untuk registrasi kartu prabayar dan diwajibkan  kepada seluruh pengguna lama untuk melakukan registrasi ulang.

Aturan baru ini merupakan Peraturan Menkominfo No. 12/2016 yang telah berubah menjadi Peraturan Menkominfo No.14/2017, bahwa seluruh pelanggan kartu prabayar diwajibkan untuk melakukan registrasi ulang.

Berikut ini akibat jika Anda tidak melakukan registrasi ulang kartu prabayar:

Poin A
  • Pemblokiran layanan outgoing call (panggilan keluar) dan outgoing SMS (pesan keluar) jika tidak melakukan Registrasi ulang paling lambat 30 hari.
Poin B
  • Pemblokiran layanan incoming call (panggilan masuk) dan incoming SMS (pesan masuk) jika tidak melakukan Registrasi ulang paling lambat 15 hari.
Poin C
  • Pemblokiran layanan pada data internet jika tidak melakukan Registrasi ulang paling lambat 15 hari, terhitung sejak pemblokiran layanan yang sebagaiman dimaksud pada Poin B.
Meskipun kartu Anda sudah terblokir, kartu prabayar tersebut masih bisa digunakan tapi hanya untuk melakukan keperluan registrasi.

Akibat Jika Kartu Prabayar Tidak Diregistrasi Ulang

Di dalam aturan ini menegaskan bahwa setiap satu NIK, pelanggan dapat melakukan registrasi kartu prabayar atau pascabayar  sendiri dengan maksimal 3 nomor per-operator seluler. Jadi jika Indonesia terdapat 5 operator seluler maka pelanggan bisa memiliki 15 kartu seluler.

Aturan registrasi ulang kartu prabayar ini sudah mulai dari tahun lalu yaitu: 31 Oktober 2017 dan masa registrasi ulang berakhir hingga 28 Februari 2018 besok. Pastikan Anda sudah melakukan registrasi ulang kartu prabayar agar kartu tidak diblokir. 

 
Copyright © 2018 Info Membosankan - All right reversed | Powered by Blogger